Hot News[hot](3)

Kepulauan Nias[three](3)

Nasional[dark](3)

Pariwisata[two]

Towi - Towi [slider]

Politik[combine]

Minggu, 16 Mei 2021

Sejumlah Tokoh Bawomataluo di Jakarta Mendorong Desa Bawomataluo Jadi Desa Warisan Dunia


BeritaNias.Com
, Jakarta - Sejumlah tokoh senior dan tokoh muda desa Bawomataluo menggelar pertemuan untuk membahas perkembangan sosial dan budaya di desa Bawomataluo. Jakarta, Sabtu (15/5/21) 

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir tokoh senior desa Bawomataluo Hakim Tinggi PTTUN Pdt. Dr. Disiplin F. Manao, SH. MH, Hakim Agung Mahkamah Agung RI Brigadir Jendral TNI (Purn) Hidayat Manao, SH. MH, Dr. (Cand) Henkie Yusuf Wau, SH. MH, mantan Sekda Nias Selatan, Polozidulu Nehe,  pengusaha di Jakarta, Kolonel TNI (Purn) Yustitus Zagoto, Drs. Anton Anotona Zagoto pengusaha di Jakarta, Assaf Manao pengusaha di Jakarta dan Teruna Wau selaku Kades Bawomataluo. Kemudian juga dihadiri oleh tokoh muda Bawomataluo Wadiran Zagoto, Hendrikus Zagoto, Situasi Wau, Rikardus Sihura, Ilwan Nehe, Panius Zagoto, Irving Zagoto, Julius Buulolo. 

Pertemuan yang berlangsung di kawasan Jln. Pramuka Jakarta Timur, yang dipimpin langsung oleh Anton Anotona Zagoto dari awal sampai akhir puncak acara. 

Dalam keterangannya terkait perkembangan desa Bawomataluo, Teruna Wau selaku kepala desa  menyampaikan bahwa pemerintahan desa berjalan dengan baik sesuai aturan. 

" Pemerintahan desa selama ini berjalan dengan baik, terlebih dengan program-program desa yang sudah berjalan selama ini. Misalnya saja pembukaan badan jalan dari Desa Hilisalawa - Desa Bawomataluo sudah tahap dalam eksekusi, dan program-program lainnya sedang dalam tahap perencanaan salah satunya pembebasan lahan tempat pemakaman umum" ujar Teruna Wau, Jakarta (15/5/21) 

Ia melanjutkan bahwa, Bawomataluo harus kembali dengan nilai-nilai leluhurnya terlebih desa Bawomataluo yang dua tahun lalu sudah dinobatkan Desa Warisan Budaya Nasional dan sekarang dalam progres untuk dinobatkan sebagai Desa Warisan Dunia (World Heritage Village)

" Desa Bawomataluo” sudah lama menjadi ini icon Kepulauan Nias, maka sudah seharusnya Bawomataluo ini kembali dengan keoriginalnya, kembali ke nilai-nilai leluhurnya terlebih bila Desa Bawomataluo akan dinobatkan sebagai Desa Warisan Dunia (World Heritage Village), maka tanggung jawab ini akan semakin besar suka tidak suka kita harus bergotong royong untuk membawa desa kearah lebih baik lagi" Tuturnya.

Teruna Wau yang juga disapa Ama Gersom Wau berharap agar masyarakat Bawomataluo yang berdomisili diluar Nias untuk tidak jenuh memberikan solusi dan kritik untuk pemerintahan desa. 

"Secara pribadi dan/atau mewakili dari aparat desa,  meminta agar semua warga Bawomataluo yang berdomisili diluar Nias untuk tidak jemu-jemu memberikan kritik dan saran konstruksif untuk pemerintahan Desa Bawomataluo ke arah yang lebih baik lagi" Tutup Teruna Wau. 

Ditempat yang sama, Brigjen TNI (Purn) Hidayat Manao S.H., M.H Sebagai Hakim Agung Mahkamah Agung RI dan juga tokoh senior desa Bawomataluo menyampaikan bahwa Kades sebagai pimpinan desa harus bijaksana dalam memimpin.

" Kades ini sebagai pimpinan desa tanggung jawabnya sangat besar maka harus memimpin dengan bijaksana, terlebih perannya sebagai Administrator dan Eksekutor harus mampu membuat terobosan-terobosan baru" Kata Hidayat Manao

Hakim Agung Mahkamah Agung RI ini melanjutkan agar post-post peninggalan sejarah di Desa Bawomataluo untuk dilabelkan sejarah singkat. 

" Salah satu kekurangan kita ada soal sejarah dipost-post wisata. Harusnya bisa dilabelkan tulisan sejarah singkat di post-post peninggalan sejarah tersebut untuk memudahkan pemahaman wisatawan dan harus memiliki ikon costum bawomataluo yang seragam" Pungkasnya

Lebih lanjut, ia, Hidayat Manao menyampaikan agar evaluasi dan membangun pelayan publik dengan baik di Bawomataluo

" Hal dasar yang harus dibenahi soal pelayanan publik, kemudian soal kebutuhan air warga kalau boleh masing-masing rumah dapat akses air dengan mudah dan juga memperdayakan pemuda-pemuda desa ikut serta dalam kegiatan-kegiatan desa" Tegasnya. 

Pdt. Dr. Disiplin F. Manao, SH. MH., D. Th selaku Hakim Tinggi PTTUN yang juga merupakan tokoh senior Desa Bawomataluo menyampaikan pandangannya terkait desa kelahirannya. 

Menurutnya, penetapan Bawomataluo yang akan dijadikan sebagai Desa Warisan Dunia tidaklah mudah dan harus membawa manfaat untuk seluruh warga Desa Bawomataluo.

"Rencana Desa Bawomataluo ini akan dijadikan sebagai Desa Warisan Dunia (World Heritage Village) harus disambut dengan baik dan membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Desa Bawomataluo sendiri, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, sampai Provinsi Sumatera Utara bahkan Pemerintahan RI. Memang disadari kalau itu terjadi akan menjadi kebanggaan tersendiri, namun ini tidak mudah, membutuhkan komitmen, kesungguhan dan pengorbanan semua pihak. Secara pribadi mengharapkan agar anugerah Desa Warisan Dunia tersebut tidak hanya sebatas label dan sertifikat saja tetapi ini lebih kepada esensinya, manfaat dan faedahnya harus bisa dirasakan oleh seluruh warga, baik secara ekonomi, sosial, budaya. Penting dibangun komunikasi dan koordinasi antar seluruh pemangku kepentingan sehingga akan tercipta koloborasi dan kerja sama untuk kepentingan umum.    " Ucap Disiplin F. Manao

Ia melanjutkan agar sambil menata dan membenahi objek wisata yang ada supaya lebih bersih, asri, lebih aman, perlu juga dimunculkan terobosan baru dengan membuka wisata-wisata baru, seperti objek wisata air terjun di Yogi, “ Namo Sifelendrua”, 

"Tidaklah cukup hanya dengan objek wisata yang sudah berjalan selama ini, bukan hanya lompat batu, tari perang dan lainnya, digali kembali budaya-budaya yang mulai hilang dan harus membuat objek-objek wisata baru lainnya" Paparnya. 

Lebih lanjut, ia memaparkan 7 point untuk Desa Bawomataluo lebih maju lagi kedepan, yaitu : peningkatan Aksestabilitas dengan baik, membukan objek-objek wisata baru, dukungan dari semua warga atau persatuan, keamanan yang harus terjamin dengan baik, peningkatan telekomunikasi standar Nasional, kebersihan desa, dan terahkir membangun koneksitas dengan desa-desa lainnya.

Lebih lanjut dipaparkan, “ tiga prinsip dalam membangun desa periwisata, sebagai berikut : Pertama Layak secara ekonomi Artinya, prinsip pembangunan harus memberikan nilai manfaat ekonomi yang berarti bagi pembangunan wilayah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal; Kedua Berwawasan lingkungan, artinya Menekankan proses pembangunan yang tanggap dan memperhatikan upaya-upaya pelestarian lingkungan, baik alam maupun budaya. Pembangunan pariwisata juga harus seminimal mungkin menekan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekologi; dan Ketiga Dapat diterima secara sosial, artinya menekankan bahwa proses pembangunan pariwisata harus dapat diterima secara sosial, di mana upaya-upaya pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan nilai-nilai atau norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat”. tutupnya.

Segera di Buka, Berikut Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021


BeritaNias.Com
- Penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2021 melalui portal resmi sistem pendaftaran terintegrasi SSCN segera di umumkan.

Dikutip dari website  sscn.bkn.go.id, SSCASN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara merupakan situs resmi pendaftaran ASN secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi ASN ke seluruh instansi baik pusat maupun daerah.

SSCASN sendiri dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Nasional. Lowongan ASN tahun 2021 sebanyak 1.275.384, yang terdiri dari PPPK Guru dan non-Guru.

Berikut Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2021

1. Pengumuman Seleksi - 30 Mei s.d. 13 Juni 2021

2. Pendaftaran Seleksi - 31 Mei s.d. 21 Juni 2021

3. Seleksi Administrasi dan Pengumuman Hasilnya - 1 Juni s.d. 30 Juni 2021

4. Masa Sanggah - 1 Juli s.d. 11 Juli 2021

5. Pelaksanaan SKD CPNS (CAT BKN) - Juli s.d. September 2021

6. Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru (CAT BKN) - Juli s.d. September 2021 (setelah SKD CPNS selesai di masing-masing lokasi)

7. Seleksi Kompetensi PPPK Guru (CBT Kemendikbud)

Tes 1: Agustus 2021

Tes 2: Oktober 2021

Tes 3: Desember 2021

8. Pelaksanaan SKB CPNS - September s.d. Oktober 2021

9. Pengumuman Akhir dan Masa Sanggah - November 2021

10. Penetapan NIP CPNS/Nomor Induk PPPK - Desember 2021

Mekanisme seleksi PPPK Guru sebagaimana jadwal tersebut akan diatur kemudian yang akan dijelaskan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Daerah, Kementerian PANRB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Badan Kepegawaian Negara (waktu akan diinformasikan kemudian).

Berikut sejumlah ketentuan umum yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS dan PPPK: 

Ketentuan Umum CPNS

1. Setiap WNI dapat melamar menjadi CPNS dengan batas usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar.

2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat pelamaran:

- Dokter dan Dokter Gigi, dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis;

- Dokter Pendidik Klinis;

- Dosen, Peneliti dan Perekasaya, dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor).

3. Pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

4. Pelamar tidak pernah diberhentikan:

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS;

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai prajurit TNI;

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai anggota Kepolisian Negara RI;

- tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

5. Pelamar tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara RI.

6. Pelamar tidak menjadi anggota/pengurus Parpol atau terlibat politik praktis.

7. Pelamar memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan.

8. Pelamar sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar.

9. Pelamar bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.

10. Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi dan 1 (satu) formasi jabatan.

Formasi Khusus CPNS:

- Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian” (Cumlaude), Jumlah: sesuai kebutuhan

- Penyandang Disabilitas, Jumlah: minimal 2% dari formasi

- Diaspora, Jumlah: sesuai kebutuhan

Ketentuan Umum PPPK

1. Setiap WNI dapat melamar menjadi PPPK dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

3. Pelamar tidak pernah diberhentikan:

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS/PPPK;

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai prajurit TNI;

- dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai anggota Kepolisian Negara RI;

- tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

4. Pelamar tidak menjadi anggota/pengurus Parpol atau terlibat politik praktis.

5. Pelamar memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan.

6. Pelamar memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku.

7. Pelamar sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar.

8. Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi dan 1 (satu) formasi jabatan.

9. Persyaratan minimal 3 (tahun) berpengalaman di bidang kerja yang relevan dengan Jabatan Fungsional yang dilamar.

Dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh :

- Minimal Jabatan Tinggi Pratama untuk yang bekerja di instansi pemerintah;

- Minimal Direktur/Kepala Divisi yang membidangi SDM/HRD di perusahaan swasta / Lembaga swadaya nonPemerintah / Yayasan;

Tidak boleh bertentangan dengan Sistem Merit.

Peserta yang berhak untuk mendaftar pada seleksi PPPK Guru Tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN.

2. Guru Honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai Guru di Dapodik Kemendikbud.

3. Guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai Guru di Dapodik Kemendikbud.

4. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di Database Lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemendikbud.

Jumat, 30 April 2021

Serah Terima Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan


BeritaNias.Com
, Nias Selatan - Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan, Dr.Hilarius Duha, SH,.MH. - Firman Giawa, SH,.MH. dengan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Nias Selatan, Ir Ikhtiar Duha, MM. terlaksana dengan aman, tertib dan lancar di Aula Kantor Bupati.

Acara Sertijab di awali dengan pembacaan berita acara oleh kepala bagian Tata Pemerintahan Setda Kab. Nias selatan, Yohanes Meiratalsan Nehe, SSTP.,M.Ec.Dev selanjutnya penandatangan berita acara antara Plh.Bupati Nias Selatan dengan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan.

Dilanjutkan Penyerahan dokumen memori serah terima jabatan dari Plh. Bupati kepada Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan.

Dalam Sambutan Plh. Bupati sekaligus sebagai Sekretaris Daerah Kab. Nias Selatan Ikhtiar Duha Menyatakan selama 4 hari menjalankan tugas sebagai Plh. Bupati Nias Selatan berdasarkan Radiogram Gubernur Sumatera Utara tanggal 21 April 2021 telah di laksanakan dengan baik.

Melalui sertijab Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha Mengucapkan terima kasih kepada Plh. Bupati yang telah mengkoordinasikan Pelaksanaan tugas sehingga bisa berjalan dengan baik, kami juga Mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, Forkopimda, kepala OPD, ASN, dan Seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Pemilu dengan baik, aman, dan tertib hingga terlaksananya pelantikan.

Acara Sertijab di hadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Periode 2021-2026. SekDa Ikhtiar Duha, Ketua DPRD Elisati Halawa, Danlanal Nias Letkol Laut (p) Antonius Hendro Prasetyo, Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat, Dandim 0213 Nias di wakili Danramil 12 Telukdalam Mayor Inf. Hatianus Zega, Kajari Rindang Onasis, serta kepala OPD, Camat dan Kepala Bagian Lingkup Pemerintah Kab. Nias Selatan.

Kamis, 29 April 2021

Yason Zai: Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Periode 2021 - 2026


BeritaNias.Com
, Nias Selatan - Kepala Daerah hasil pemilu kada tahun 2020, khususnya di Kepulauan Nias belum lama ini sudah di lantik oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Namun polemik muncul terkait tafsir UU nomor 23 tahun 2014 dan UU no. 10 tahun 2016, sebagian menafsirkan jabatan Kepala Daerah yang dilantik hanya sampai tahun 2024 karena pada tahun tersebut akan dilakukan pilkada serentak dan tafsir lain mengatakan Kepala daerah yang dilantik sampai pada tahun 2026.

Yasoaro Zai yang akrab di sapa Yason Zai, Kasubdit Fasilitas KDH dan DPRD Dirjend OTDA Kementrian Dalam Negeri mengatakan kepada BeritaNias.Com  “Masa Jabatan KDH/WKDH Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 acuannya adalah SK Pengangkatan, dan hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 60 UU 23/2014 adalah 5 tahun, dan Pasal tersebut sampai saat ini belum ada perubahan

"Dan apabila masa jabatan tidak sampai lima tahun yang diakibatkan oleh peraturan perundang-undangan, maka diberikan kompensasi uang sebesar gaji pokok dikalikan jumlah bulan yang tersisa serta mendapatkan hak pensiun untuk masa jabatan lima tahun”, tegas Yason Zai

Terkait rencana pemerintah untuk melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2024, maka harus ada kesepakatan bersama, baik pemerintah maupun lembaga Legistalif dan pihak2 terkait lainnya melalui mekanisme perubahan regulasi yang ada, tambah Yason Zai

“Semoga penjelasan ini, bisa mengakhiri simpang siur terkait polemik masa jabatan Kada, lebih dari pada itu, sebagai masyarakat Nias, berharap Kepala Daerah yang barusan di lantik bisa memegang teguh amanah dan kepercayaan masyarakat, lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab” sambung Yason Zai mengakhiri pembicaraan.

Senin, 26 April 2021

Gubsu Lantik Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan


BeritaNias.Com
, Medan -  Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan terpilih tahun 2020, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., dan Firman Giawa,SH.,MH., hari ini dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi.

Acara pelantikan berlangsung di Lt. 2 Ruang Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (26/04), pukul 09.00 WIB. Berdasarkan liputan di lokasi pelantikan yang mengambil sumpah/janji Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut adalah Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi. 

Selain Kabupaten Nias Selatan, juga Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah lain dari Kabupaten Simalungun, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Samosir, Kota Gunungsitoli dan Kota Binjai dilantik hari ini.

“Yang dilantik ada delapan Kabupaten/Kota di Sumatera Utara hasil Pilkada tahun 2020. Ini semua proses administrasi dan politiknya sudah selesai sehingga sudah menjadi hak bagi mereka untuk segera dilantik,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kaminfo) Provinsi Sumatera Utara, H. Irman Oemar. 

Ia mengatakan mudah-mudahan dengan pelantikan ini, pembangunan di daerah itu semakin cepat khususnya dalam menangani Covid-19. Lebih lanjut Irman menyebutkan yang bisa hadir pada acara pelantikan hanya Gubernur Sumatera Utara beserta Ibu, Forkopimda, dan para yang dilantik beserta suami/istri termasuk para saksi. 

“Sedangkan yang lainnya tidak diperkenankan memasuki tempat acara pelantikan mengingat masih dalam situasi pandemik Covid-19. Untuk kalangan umum (masyarakat) dapat menonton acara pelantikan secara virtual,” tandas Irman sembari mengharapkan pelaksanaan pelantikan dapat berjalan dengan baik. 

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Thomas Dachi berharap Pemerintahan di bawah HD-Firman akan membawa Nias Selatan semakin maju dan masyarakatnya sejahtera, Nias Selatan harus bersatu untuk mendukung pemerintahan ini, kita lupakan perbedaan, pilkada telah usai.

Sebelum pelantikan hari ini, kemarin sore sudah dilaksanakan gladi resik oleh Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah  bekerjasama dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman No. 41 Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (25/04).

Minggu, 25 April 2021

Hilarius Duha - Firman Giawa di Jadwalkan Besok di Lantik Oleh Gubernur Sumut


BeritaNias.Com
, Nias Selatan - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada Kabupaten Nias Selatan 2020, Hilarius Duha dan Firman Giawa, dijadwalkan dilantik senin (26/4/2021) di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara, jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Dalam Pelantikan tersebut berdasarkan undangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Sekertariat Daerah dengan Nomor 005/3687/2021 tertanggal 21 April 2021.

Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Adapun pelantikan 7 kepala daerah Gelombang II itu, yakni untuk Samosir, Simalungun, Karo, Gunungsitoli, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara.

Berdasarkan surat yang dikirimkan pemerintah provinsi yang ditunjukan kepada para kepala daerah terpilih di wilayah Sumatera Utara, menegaskan pelantikan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sehubungan dengan situasi dalam kondisi waspada penyebarannya Covid-19, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tak bisa banyak orang menghadiri secara langsung, sehingga pejabat daerah yang dilantik beserta istri yang boleh hadir.

Masyarakat bisa menyaksikan pelantikan secara virtual lewat zoom meeting 9559426889 dengan kode masuk dkisu123. (TIM)

Sabtu, 10 April 2021

DPR Sahkan Penggabungan Kemenristek ke Dalam Kemendikbud

 


BeritaNias.Com
, Jakarta - Dalam Rapat Paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi Kemendikbud dan Ristek serta pembentukan Kementerian Investasi pada Jumat (9/4) di Gedung DPR Senayan Jakarta.

Rapat Paripurna tersebut menyetujui Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian. Surat Keputusan Presiden tersebut sebelumnya dibahas dalam Rapat Konsultasi Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada Kamis (8/4). 

"Apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?" tanya Dasco dikutip dari Antara. 

"Setuju," jawab anggota dewan yang hadir.

"Sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus 8 April 2021 yang telah membahas dan menyepakati: a. Penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek [dan] b. Pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan," kata Dasco. 

Rapat Paripurna DPR pada hari ini hanya dihadiri sebanyak 288 anggota DPR. Berdasarkan laporan absensi kehadiran anggota DPR yang dibacakan Dasco saat membuka Rapat Paripurna DPR, diketahui bahwa 287 anggota dewan absen. 

"Berdasarkan catatan sekretariat, 232 virtual dan 56 fisik. Dihadiri seluruh fraksi di DPR RI. Dengan demikian telah tercapai kuorum, perkenankan kami membuka Rapat Paripurna ke-16 Masa Sidang 2020-2021, kami nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," ucap Dasco. Nama Kementerian Negara Riset dan Teknologi dipertahankan dari era Orde Baru hingga era Presiden SBY (2004-2014). Jabatan Menristek sekaligus sebagai Kepada BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Pada era Presiden Joko Widodo periode pertama (2014-2019), kementerian tersebut digabung dengan nomenklatur pendidikan tinggi (dikti) menjadi Kemenrsitek Dikti. Dikti sebelumnya ada di bawah naungan Kemendikbud.

Para periode kedua Jokowi (2019-2024), Dikti dikembalikan lagi ke dalam Kemendikbud, lalu berubah lagi menjadi Kemenristek. Di saat yang sama dibentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga dijabat oleh Menristek. Pada 2021, Presiden Jokowi akhirnya mengembalikan fungsi Kementerian Riset dan Teknologi ke dalam Kemendikbud yang disetujui oleh Rapat Paripurna DPR pada Jumat (9/4) di Jakarta. (TIM)


Pengunjung Seminggu Terakhir

LOWONGAN PEKERJAAN

Dibutuhkan Wartawan BeritaNias.Com
Silahkan Email Lamaran Anda
CV Anda ke redaksi.

Email ke: kabarnias@gmail.com
index